Header Ads

Studi Lapangan Ekosistem Sawah

  STUDI LAPANGAN EKOSISTEM


Di susun oleh :

1. Charisma Nabila         (212180021)

2. Khalimatus Syarivah (212180023)

3. Safira Septiana Putri   (212180031)


A. ABSTRAK

            Istilah ekosistem pertama kali di kemukakan oleh Tansley (1935). Ia mengemukakan bahwa hubungan timbal balik antara komponen biotik (tumbuhan, hewan, manusia, mikroba) dengan komponen abiotik (cahaya, udara, air, tanah dsb) dialam. Sebenarnya merupakan hubungan komponen yang membentuk sistem. Ini berarti baik dalam struktur maupun fungsi komponen-komponen tadi adalah suatu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan. Sebagai konsekwensinya apabila salah satu komponen terganggu, maka komponen lainnya secara cepat atau lambat akan terpengaruh.

            Sistem alam ini disebut sebagai sistem ekologi, yang kemudian disingkat dan menjadi lebih dikenal sebagai ekosistem. Ekosistem sawah merupakan ekosistem yang mencirikan ekosistem pertanian sederhana atau lebih tepatnya ekosistem buatan yang berupa lahan usaha bidang pertanian tanaman yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya dan monokultur yakni salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal, berdasarkan atas komunitas tanaman dan pemilihan vegetasinya.


B. PENDAHULUAN

            Sawah merupakan ekosistem lahan basah buatan yang sangat berguna bagi kehidupan manusia sebagai penghasil bahan pangan. Sawah juga merupakan ekosistem perairan tergenang yang mendukung kehidupan berbagai jenis hewan dan tumbuhan air. Ekosistem sawah memiliki keanekaragaman fauna yang tinggi. Berbagai jenis fauna ini ada yang merupakan penghuni asli habitat sawah dan ada pula yang sengaja diintroduksi oleh manusia untuk keperluan budidaya. Jenis-jenis fauna yang biasa ditemukan dalam ekosistem sawah antara lain reptil, ikan, amfibi, serangga, unggas dan mamalia. Sawah selain memiliki fungsi dan manfaat sebagai penghasil bahan pangan (khususnya beras), namun juga memiliki fungsi dan manfaat ekologis dan sosial budaya.

            Komponen biotik ekosistem sawah terdiri dari beberapa kelompok berdasarkan peranannya, yaitu produsen, konsumen dan pengurai. Komponen produsen bersifat menghasilkan makanan bagi makhluk hidup lain. Adapun contoh dari komponen produsen seperti padi dan rumput. Kemudian, komponen konsumen adalah kelompok makhluk hidup yang tidak dapat memproduksi dan mendapatkan makanan dengan bergantung kepada makhluk hidup lainnya maupun produsen. Beberapa contoh mahluk hidup yang berada dalam komponen konsumen seperti belalang, ular, dan burung.Sementara, komponen pengurai merupakan organisme yang dapat mengurai makhluk hidup lain yang sudah mati. Adapun contoh dari komponen pengurai seperti cacing, jamur, dan bakteri.

            Komponen abiotik pada ekosistem sawah terdiri dari beberapa unsur seperti cahaya matahari sebagai energi utama yang dibutuhkan dalam keberlangsungan makhluk hidup. Kemudian, komponen tanah sebagai penyedia unsur hara dan penompang akar tumbuhan.Selain itu, juga terdapat komponen abiotik lainnya seperti udara, suhu, dan kelembaban.


C. KOMPONEN EKOSITEM SAWAH

            Unsur ekosistem sawah yang ada di sawah dibagi menjadi 2 jenis yaitu unsur biotik (organisme hidup) dan unsur abiotik (benda-benda mati). Berikut ini adalah komponen yang kami temukan saat proses pengamatan :

Komponen Biotik

a. Produsen : padi, rumput, dan lumut.

b. Konsumen : keong, burung, cacing, belalang, dan ikan.

c. Pengurai : bakteri

Komponen Abiotik

Cahaya matahari, air, dan tanah.

Kesimpulan : Ekosistem sawah merupakan ekosistem yang tidak stabil karena komponen didalamnya yang berubah-ubah sesuai dengan musim bahkan cuacanya.

Lokasi pengamatan sawah Desa Cangkrep Lor, pengamatan dilakukan pada Rabu, 13 Oktober 2021 pukul 14.00.


D. CIRI-CIRI EKOSITEM SAWAH

            Seperti yang dijelaskan diatas bahwasannya ekosistem sawah terdiri dua komponen yaitu, komponen biotik dan abiotik, yang mana kedua-duanya menjadi ciri utama dari ekosistem sawah. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri dari ekosistem sawah pada area pesawahan, diantaranya yaitu sebagai berikut:

1. Ekosistem berada di daratan dengan permukaan yang rata dan biasanya terletak di dataran tinggi.

2. Adanya mahluk hidup yang beradaptasi dengan dataran tinggi atau pegunungan.

3. Areanya berlumpur dan juga selalu digenangi air.

4. Biasanya akan ditumbuhi tanaman padi, yang kemudain bisa dipanen tergantung musimnya.

5. Terjadi/ adanya rantai makanan.


E. RANTAI MAKANAN EKOSISTEM SAWAH

            Beberapa contoh rantai makanan yang sering terjadi di sawah, yaitu sebagai berikut :

1. Energi matahari ---> padi ---> belalang ---> burung 

2. Air ---> cacing ---> ikan 


F. SIMBIOSIS

1. Simbiosis Mutualisme adalah hubungan sesama makhluk hidup yang saling menguntungkan kedua pihak.

Contohnya : padi dengan cacing saling menguntungkan.

2. Simbiosis Parasitisme adalah dimana pihak yang satu mendapatkan keuntungan dan merugikan pihak lainnya.

Contohnya : ikan memakan cacing










Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.