Simulasi Pembelajaran Berbasis Edutainment Skill dengan Ice Breaking Tebak Alat Komunikas
ICE BREAKING
TEBAK ALAT KOMUNIKASI
Kegiatan ice breaking merupakan salah satu cara yang efektif untuk menghidupkan suasana dan mengembangkan keterampilan keterampilan sosial siswa dalam lingkungan sekolah. Pada hari Kamis, 25 April 2024 saya dan dua teman saya secara berkelompok mensimulasikan rancangan pembelajaran di Kelas 3 SD Muhammadiyah Purworejo.
Simulasi ini dilakukan dalam 1 kelas secara berkelompok dengan pembagian tugas yang berfokus pada 3 poin penting yaitu media pembelajaran, ice breaking, dan lagu pembelajaran. Pada pembagiannya saya mendapatkan bagian pemandu ice breaking. Dalam pelaksanaan ice breaking tebak kata ini, kami menyiapkan berbagai gambar alat komunikasi baik tradisional maupun modern, seperti telepon genggam, radio, televisi, komputer, smartphone, kentongan, dan lain sebagainya. Sebelum kegiatan dimulai, saya menjelaskan aturan mainnya. Siswa diberikan petunjuk (clue) tentang alat komunikasi dan mereka harus menebak alat apakah itu berdasarkan petunjuk-petunjuk yang telah diberikan. Semua siswa secara bersamaan menebak alat komunikasi dengan siapa palig cepat angkat tangan. Misalnya, clue yang diberikan adalah alat ini terdiri dari 5 huruf dengan huruf pertama “R” huruf terakhir “O”, alat ini hanya bisa didengar saja, bentuknya macam-macam ada yang lonjong ada juga yang kotak, biasanya terdapat antenanya. Kemudian siswa berebut untuk angkat tangan lebih cepat dan yang akan menjawab adalah siswa yang mengangkat tangan lebih dulu bahwa jawabannya “Radio”.
Kelebihan dari kegiatan ice breaking ini adalah dapat membuat siswa semakin bersemangat dan fokus pada pembelajaran, karena ice breaking yang digunakan juga masuk dalam pembelajaran sehingga siswa lebih fokus pada materi yang akan dibahas. Namun, ice breaking ini juga memiliki kekurangan yaitu siswa menjadi ingin bermain tebak-tebakan terus-menerus. Kendala yang dihadapi pada saat pelaksanaan simulasi di kelas 3 SD Muhammadiyah Purworejo ini pengkondisian kelas karena siswa yang terlalu aktif dan lebih asyik bermain sendiri, mereka juga sangat mudah teralihkan atau sulit untuk fokus dalam waktu lama, maka dari itu pada saat kegiatan pembelajaran kami melakukan adanya ice breaking agar siswa fokus kembali pada pembelajaran. Selain itu, kami juga berbagi tugas untuk mendampingi siswa-siswa yang terlalu aktif dan bermain sendiri supaya semua siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. Hal yang menarik pada saat melakukan simulasi yaitu pada saat melakukan 3 poin penting yaitu ice breaking, percobaan alat peraga telepon kaleng, dan bernyanyi lagu alat komunikasi siswa sangat antusias dan bersemangat dalam pelaksanaannya. Simulasi ini untuk memenuhi tugas mata kuliah Edutainment Skill dengan materi pelajaran siswa SD kelas 3 yaitu “Perkembangan Teknologi Komunikasi”. Adanya simulasi pembelajaran ini diharapkan siswa-siswa SD kelas 3 dapat lebih bersemangat dan tertarik dengan pembelajaran yang telah diberikan.

Kegiatan yang sangat bagus & bermanfaat 👍👍
BalasHapusSemoga teknik tersebut bisa memudahkan siswa menerima materi pelajaran.
Sangat menginspirasi bagus tetep smangaat mba Eva ,lanjutkan !
BalasHapus